Muslim No. 4753) Allah SWT telah menjanjikan akan mengabulkan doa hamba-Nya. Dia juga mengingatkan untuk tidak berputus asa. Untuk itu, manusia hanya perlu sabar dan berserah diri kepada-Nya. Bersamaan dengan ayat tersebut, Allah SWT menjelaskan bahwa setiap ujian yang diberikanNya, senantiasa diiringi dengan kemudahan dan solusi, sehingga manusia tidak boleh berputus asa dari rahmat dan bantuan Allah SWT. Baca Juga: 4 Jenis Nafkah Mantan Suami kepada Anak dan Istrinya Setelah Cerai dalam Islam, Suami Wajib Mengerti! tirto.id - Salah satu akhlak tercela yang harus dihindari umat Islam adalah sikap putus asa. Orang yang berputus asa adalah sosok yang kehilangan harapan terhadap rahmat Allah SWT. Lantas, apa pengertian, ciri-ciri, dan dampak negatif sikap putus asa bagi seorang muslim? Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum yang kafir.". Selanjutnya Yakub berkata kepada anak-anaknya bahwa ia tahu bahkan yakin mimpi Yusuf dulu itu benar dan ia akan sujud menghormatinya. Tidak selayaknya seseorang berputus asa dari rahmat Allah—Subhânahu wata`âlâ. Pesimis dan putus asa terhadap rahmat Allah adalah salah satu dosa besar. Allah—Subhânahu wata`âlâ—berfirman (yang artinya): "Tidak ada yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat." [QS. 16. "Janganlah kamu berputus asa dalam meminta kepada Allah, karena Allah mengabulkan doa hamba-Nya yang berdoa." 17. "Jauhilah kesombongan, karena kesombongan adalah tanda hina bagi orang yang memiliki sifat sombong." (HR. Muslim) 18. "Ingatlah dikala senang akan waktunya ketika kamu mengalami musibah. Tidak ada yang kekal di dunia ini." 19. .

larangan berputus asa dalam islam